Setda Kotim: Mengabdi dengan Integritas, Melayani dengan BerAKHLAK.

Penerapan Nilai BerAKHLAK di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

Sebagai pusat koordinasi pemerintahan daerah, Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Setda Kotim) memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan dapat berjalan, pelayanan publik meningkat, dan roda pemerintahan bergerak secara efektif. Di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi, pegawai Setda perlu memiliki fondasi nilai yang kuat. Nilai dasar ASN BerAKHLAK hadir sebagai panduan perilaku untuk membangun birokrasi yang profesional, humanis, dan adaptif.

1. Berorientasi Pelayanan

Di lingkungan Setda Kotim, berorientasi pelayanan berarti setiap pegawai berkomitmen memberikan pelayanan administrasi dan koordinasi secara cepat, tepat, dan tanpa berbelit-belit. Penyusunan surat, penyampaian data, hingga koordinasi antar-perangkat daerah dilakukan dengan prinsip melayani bukan dilayani.
Dengan sikap ini, kualitas keputusan pimpinan meningkat dan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi lebih responsif.

2. Akuntabel

Akuntabilitas menjadi pondasi penting dalam tata kelola Setda. Setiap pegawai bertanggung jawab atas tugas yang dipercayakan, mulai dari perencanaan kegiatan, pengelolaan anggaran, penyusunan laporan, hingga arsip administrasi.
Transparansi proses ini memastikan kepercayaan publik tetap terjaga dan menunjang terciptanya pemerintahan yang bersih.

3. Kompeten

Pegawai Setda Kotim dituntut terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, seminar, bimbingan teknis, serta belajar mandiri. Kemampuan penguasaan teknologi informasi, tata naskah dinas, komunikasi pemerintahan, dan manajemen birokrasi menjadi kompetensi penting yang mendukung efektivitas kerja.
Dengan kompetensi yang baik, kualitas perumusan kebijakan daerah pun menjadi lebih tajam dan solutif.

4. Harmonis

Lingkungan kerja Sekretariat Daerah yang terdiri dari berbagai bagian membutuhkan sinergi yang kuat. Nilai harmonis terlihat dari kemampuan pegawai menjaga hubungan baik, saling menghargai, serta menyelesaikan perbedaan secara musyawarah.
Suasana kerja yang rukun dan kondusif akan meningkatkan produktivitas dan kenyamanan dalam memberikan pelayanan.

5. Loyal

Loyalitas bagi pegawai Setda bukan hanya soal taat pada peraturan dan pimpinan, tetapi juga menunjukkan dedikasi untuk kepentingan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pegawai diharapkan menjaga nama baik instansi, mendukung visi-misi daerah, dan menjadi garda terdepan dalam memajukan kualitas birokrasi.

6. Adaptif

Tantangan birokrasi terus berubah, terutama dalam era digital. Nilai adaptif mendorong pegawai Setda Kotim untuk terbuka pada pembaruan seperti penggunaan aplikasi administrasi, sistem informasi kepegawaian, e-office, dan peningkatan literasi digital.
Kemampuan beradaptasi membuat Setda lebih cepat, lebih modern, dan lebih efisien dalam bekerja.

7. Kolaboratif

Sebagai instansi yang menjalankan fungsi koordinatif, Setda menjadi pusat kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD).
Penerapan nilai kolaboratif terlihat melalui komunikasi lintas bidang, kerja tim, berbagi data, hingga penyelesaian isu daerah secara bersama. Dengan kolaborasi yang baik, kebijakan daerah dapat lebih selaras dan berdampak luas bagi masyarakat.


Penutup

Penerapan nilai BerAKHLAK di Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur bukan sekadar slogan, tetapi menjadi budaya kerja yang harus tercermin dalam setiap langkah dan keputusan pegawai. Dengan memegang teguh nilai-nilai tersebut, Setda Kotim dapat menjadi motor pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan terpercaya, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang maju dan berintegritas.

Artikerl by : Silvia Siladevi Gosal

Mungkin Anda juga menyukai